tips menabung millennials

Menurut Better Money Habits Millennial Report 2018, sekitar 3 dari 4 Millennial merasa bahwa generasinya menggunakan lebih banyak uang untuk kebutuhan ekstra dibandingkan dengan generasi pendahulunya. Memang sih, mulai dari fashion sampai travelling, kebutuhan kaum Millennials dewasa ini terasa semakin bervariasi. Nah, Super Millennials yang baru bekerja, supaya pengeluaranmu lebih hemat namun tetap classy, berikut lima tips menabung yang unik demi mengoptimalkan belanja kamu.

Anggap menabung seperti bayar tagihan

Jangan cepat senang dan puas ketika kalian menerima gaji. Untuk kalian Super Millennials yang sulit menabung, mungkin sudah saatnya kalian memiliki second bank account yang sulit kalian akses. Kemudian buatlah target yang tetap untuk menyisihkan uangmu, layaknya tagihan yang jatuh tempo di hari gajian dan harus dibayar ke akun bank keduamu itu. Misalnya, waktu pay day, sebelum buru-buru belanja dan beli kebutuhan, transferkan sepertiga gajimu ke akun bank keduamu. Dengan membatasi kebutuhan kamu pada sisa gajimu, survival instinct-mu akan membuat kamu berpikir setiap hari adalah tanggung bulan.

Menabung Cerdas

Anggap tagihan aja biar disiplin nabung! (Sumber: Unsplash)

Lakukan 3-step checking sebelum belanja

Tips menabung selanjutnya adalah 3-step checking atau Meskipun sudah ingin belanja, redam dulu sifat impulsifmu. Sebelum klik beli, pastikan kamu melakukan 3-way checking antara informasi yang didapatkan dari offline, online, dan komunitas. Misalnya, saat kamu ingin membeli produk kecantikan, pastikan kamu memperoleh informasi produk dan harga dari toko offline, situs brand, dan beberapa marketplace online. Jangan lupa untuk mengecek review dari beauty bloggers dan para pembeli sebelum kamu, baik mengenai produk maupun mengenai toko yang kamu tuju.
Bila perlu, inilah saatnya untuk menggali informasi dari temanmu yang sudah piawai membeli dan menggunakan produk-produk kecantikan. Agar belanja atau liburanmu lebih hemat, biasakan juga mengecek informasi promo yang sedang berlangsung. Merencanakan belanja dan liburanmu jauh-jauh hari juga bermanfaat lho, siapa tahu ada promo yang memerlukan persiapan khusus terlebih dulu.

Pengalaman tidak selalu mahal kok

Event weekend atau liburan seringkali menjadi momen yang membutuhkan banyak pengeluaran. Akan tetapi, dengan sedikit kreativitas para Super Millennials bisa menyulap momen-momen tersebut menjadi lebih hemat sekaligus berkesan. Misalnya saja, daripada hang out cantik di mall setiap weekend, kita bisa sesekali menggantinya dengan movie sleepover atau boardgame night. Jalan-jalan ke museum atau kebun raya juga bisa menjadi opsi rekreasi edukasi untuk anak kamu. Acara tahun baruan pun mungkin dapat diganti dengan acara bakar-bakaran, merujak bareng, atau bahkan camping di halaman rumah. Jika kamu beruntung, pasti akan ada kenangan-kenangan lucu yang bisa kamu ingat sepanjang hidupmu.
Live Your Super Life Be Super You

Resep online bantu menghemat

Salah satu cara berhemat pada saat kamu belanja kebutuhan dapur adalah dengan memanfaatkan resep online. Kalau biasanya orang berbelanja menggunakan shopping list baku yang sudah ditulis dari rumah, Super Millennials akan mengeksplorasi dulu bahan makanan pokok yang on promotion. Setelah itu, para Super Millennials baru akan menyesuaikan rencana memasaknya. Dunia digital pun membuat para Super Millennials tidak pernah kehabisan ide karena browsing resep-resep online dapat dilakukan on the spot. Sebagai tambahan, biasakan pergi berbelanja dengan membawa uang cash yang terbatas untuk meredam sifat impulsifmu membeli pernak-pernik yang tidak perlu.

Mitigasi risiko-risiko yang tak terduga

Tips menabung yang terakhir adalah mengantisipasi risiko tak terduga. Meskipun sifatnya masih belum pasti, ada risiko-risiko yang berpeluang membuat pengeluaran keluargamu jadi melonjak tinggi. Sisihkan sedikit dari penghasilan kamu untuk membeli asuransi. Pastikan kamu membeli asuransi yang mudah, murah, dan sesuai kebutuhanmu saja. Jika kamu memilih asuransimu dengan benar, dengan membayar premi sebesar 30 hingga 50 ribu rupiah per bulan saja kamu sudah bisa menghemat potensi pengeluaran dana yang besar saat terjadi risiko.
SHARE

Artikel Terkait Lainnya